Indahnya Hamparan Pantai dan Menawan di Pasia Tiku dan Muaro Mati
#MUARO MATI DAN PANTAI PASIA TIKU NAGARI TIKU, KECAMATAN TANJUNG MUTIARA, KABUPATEN AGAM#
WisataSumbar.Net - Kabupaten Agam bisa dikatakan sebuah kabupaten yang memiliki sumberdaya wisata alam yang komplit, mulai dari wisata pegunungan, perbukitan hingga wisata laut/wisata bahari. Salah satu wisata bahari, terletak di Kecamatan Tanjung Mutiara yang ber-ibu kecamatan di Nagari Tiku. Tak tanggung-tanggung semua objek wisata di pegang oleh Kabupaten Agam ini. Banggalah dunsanak yang mempunyai kampung dan lahir di kabupaten " Tali Tigo Sapilin " atau yang sering disebut Luhak Agam.
![]() |
Pantai Pasia Tiku |
Salah satu pesona wisata bahari di Nagari Tiku, tepatnya Nagari Tiku Selatan ini adalah Muaro Mati dan Pantai Pasia Tiku. Kedua lokasi ini terletak berdampingan.
![]() |
Muaro Mati |
Muaro Mati atau juga biasa disebut Muaro Putuih, merupakan sebuah muara yang tidak mengalir dari anak sungai, melainkan aliran dari arus ombak dan berkumpul membentuk danau kecil. Muaro Mati ini hanya muara yang terdiri dari rawa dan lumpur, akan tetapi terlihat indah karena dikelilingi oleh pohon kelapa. Lokasi ini jarang dikunjungi, akan tetapi bagi yang suka berfoto dengan alam, apalagi bagi fotografer/landscaper, lokasi ini sangat indah untuk diabadikan melalui lensa kamera.
![]() |
Aliran air laut dari Laut ke Muaro Mati atau sebaliknya |
Pantai Pasia Tiku, Pantai ini terletak beberapa meter dari Muaro Mati.. Untuk mengakses ke lokasi, bisa masuk melalui jalan menuju SMK Negeri 1 Tanjung Mutiara, yang terletak di Jalan Pasia Tiku Nagari Tiku Selatan (Jalan Raya Tiku-Pariaman), bisa diakses dengan kendaraan roda 2 dan roda 4.
Di lokasi Pantai ini kita kan menemukan hamparan pantai dengan garis pantai yang luas, pasir yang putih, kemudian aliran air laut yang bolak-balik dari Muaro Mati ke Laut dan sebaliknya.
![]() |
Hamparan pantai pasia tiku |
Di tepi pantai fasilitas yang didapat adalah kedai-kedai kecil milik warga setempat dengan dilengkapi kursi-kursi atau palanta yang hanya memanfaatkan pohon-pohon pinus sebagai atap, sehingga memberikan kesan udara yang sejuk dan hembusan angin laut.
![]() |
kumpulan burung pemakan kepiting dan ikan kecil |
Terakhir berkunjung ke lokasi ini pada awal Mei 2016, lokasi Muaro Mati dan Pantai Pasia Tiku, tidak ada restribusi alias Cuma-Cuma. Kita hanya membayar jika memanfaatkan jajanan makanan dan minuman ringan di kedai-kedai milik warga setempat.
Artikel & Foto : Ian Piliang
Wow
ReplyDeleteWow
ReplyDelete